Skip to content

Kabar Gembira itu Akhirnya Tiba

February 25, 2013

Jogja, 16  Februari 2013

 

                Akhirnya setelah sekian lama menunggu kabar kepastian keberangkatanku kini jelas sudah kapan aku akan meninggalkan tanah kelahiranku: 23 Februari 2013 nanti. Aku mendapatkan kepastian itu pada Senin lalu dari telepon mbak Ayu WF. Ia memintaku untuk hadir di briefing di kantor WF pada Rabu. Waktu itu aku tengah menyelesaikan pengecatan tembok kamarku. Rasanya begitu menggembirakan. Aku bahkan tiba-tiba merasa tak memiliki rasa lelah.

                Rabu, 13 Februari 2013 aku menghadiri briefing di kantor WF. Bertemu dengan teman-teman seperjuangan setelah lama berpisah rasanya mengharukan. Ada sekitar 14 orang yang mengikuti briefing. Ternyata tidak semua dari kami akan berangkat di tanggal yang sama. Aku sendiri mendapatkan job letter sementara dengan nama kapal Conquest bersama Anto, Tri dan Yemima. Home port kami berada di New Orleans. Untuk itu, kami berempat ditambah Nanang dan Vano diharuskan berada di Jakarta pada tanggal 21 Februari 2013 karena jadwal penerbangan kami dari Indonesia adalah tanggal 22 Februari 2013.

                Aku senang mendapatkan teman perjalanan, bahkan satu kapal. Namun, Pak Probo WF bilang bahwa job letter itu hanya sementara, nama kapal dan tanggal sign on dapat berubah sewaktu-waktu begitu kami tiba di daratan Amerika nanti. Ah, setidaknya kami tetap bersama dari Jakarta hingga tiba di hotel di New Orleans nanti.

                Pada Jumat, 15 Februari 2013 kemarin aku, Tri, Vano dan Anto mendatangi kantor notaris Nukman di Jalan Haji Agus Salim untuk mendapatkan cap legalisasi seperti yang disyaratkan oleh WF untuk dilampirkan dalam surat pernyataan Jump Ship. Jika kami melanggar perjanjian itu, maka pihak penjamin kami, yakni wali kami, terkena kewajiban membayar denda sebesar dua ratus juta rupiah. Seperti yang dibilang Sedik, kami cukup membayar lima puluh ribu saja. Padahal, beberapa teman di daerah lain bercerita bahwa mereka harus membayar hingga dua ratus ribu rupiah. Malah, Nanang yang asli Kediri bilang bahwa ia dimintai lima juta untuk cap semacam itu.

                Usai dari kantor notaris, kami beristirahat di rumah Anto yang berada di dalam kompleks bangunan cagar budaya. Lingkungannya cukup adem karena tak banyak rumah yang berdiri di situ dan tak banyak orang berlalu lalang. Hanya saja, banyak bangunan milik kraton yang kosong dan terbengkalai sehingga terkesan angker. Kami berencana untuk memesan tiket kereta menuju Jakarta usai sholat Jum’at. Terdapat perbedaan pendapat di antara kami apakah akan membeli tiket ekonomi biasa atau ekonomi AC. Pertimbangan harga ataukah kenyamanan. Akhirnya kami sepakati untuk membeli tiket ekonomi biasa saja yang harganya sangat miring, tiga puluh lima ribu rupiah.

                Begitu kami mendapatkan tiket di Stasiun Lempuyangan, kami menuju Hotel Grand Aston untuk mengambil honor casual work kami beberapa hari yang lalu. Anto bilang bahwa honornya lima puluh ribu rupiah. Namun, kami cuma mendapatkan empat puluh tiga ribu rupiah. Dari sana, kami mampir ke WF sebentar.

                Hari mulai sore ketika aku memacu motorku di kawasan Kadipiro. Aku hendak menemui Denok karena telah berjanji untuk membantunya mengedit CV-nya ke dalam bahasa Inggris. Ia berniat untuk mengikuti interview dengan Sanjay Dahl pada Maret nanti. Sebelumnya, ia telah ikut dua kali interview. Kami bertemu di depan SLTP 11 Yogyakarta. Rupanya si Denok ini belum mandi dan terlihat baru bangun tidur. Sambil cengengesan ia mengajakku ke warung burjo di pertigaan jalan Wiratama, tak jauh dari SLTP 7 Yogyakarta. Kami memesan Luwak White Koffie. Aku lebih suka yang panas dan Denok lebih suka memakai es.

                Usai mengobrol, kami mampir ke kontrakan miss Agnes, instruktur bahasa Inggris kami di Miami Fleet yang letaknya tak jauh dari situ. Kami mengobrol banyak hal, mulai dari bernostalgia ketika masih kursus di MF, hal-hal yang tak penting, bergosip, dan bercanda. sekitar jam setengah delapan malam kami pun pamit pulang.

               

From → catatan harian

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: