Skip to content

Kisah Penemu Tongsis

October 19, 2014

Ber-selfie ria kini sepertinya menjadi sebuah kelaziman di era maraknya media sosial yang didukung oleh semakin majunya teknologi smartphone. Alat-alat baru pun bermunculan, seperti power bank dan aksesoris lainnya. Namun, yang paling fenomenal tentu saja tongsis alias tongkat narsis. Bagaimana tidak, dengan perangkat ajaib ini, kini orang-orang semakin dimudahkan dalam ber-selfie ria, tak perlu meminta bantuan orang lain untuk mengambil gambar.

Anindito Respati Giyardani alias "Babab"

Anindito Respati Giyardani alias “Babab”

Namun, sepertinya belum banyak yang tahu bahwa tongsis adalah hasil kreasi orisinal anak muda Indonesia. Namanya, Anindito Respati Giyardani, atau yang lebih akrab disapa Babab. Ia adalah seorang penggila smartphone yang sudah lama tergabung dalam komunitas Iphonesia, kumpulan para pecinta Iphone. Awalnya, pria yang bekerja di perusahaan provider ternama ini mendapatkan idenya membuat perangkat untuk mempermudah selfie setelah melihat kegemaran teman-temannya beroto selfie namun kurang maksimal karena keterbatasan jangkauan tangan manusia. Ia lalu berinisiatif memodifikasi monopad, perangkat yang sudah lazim digunakan dalam dunia fotografi, menyambungkan ujungnya dengan gagang penyangga untuk memasang perangkat smartphone.

Babab pertama kali memperkenalkan perangkat rancangannya itu ke teman-temannya di Iphonesia ketika mereka melakukan kegiatan di Labuhan Bajo. Teman-temannya pun tertarik untuk memesan perangkat yang awalnya ia beri nama “tongkat ajaib” itu. Waktu itu, ia mempromosikan perangkat ajaibnya itu memiliki kelebihan dapat mengambil gambar dari high angle. Perangkatnya itu makin laris ketika Ibu Ani Yudhoyono pun menggunakan tongsis pemberian Iphonesia.

Babab ketika diundang dalam tayangan talkshow Hitam Putih

Babab ketika diundang dalam tayangan talkshow Hitam Putih

Ibu Ani Yudhoyono pun ber-selfie ria menggunakan tongsis

Ibu Ani Yudhoyono pun ber-selfie ria menggunakan tongsis

Demi alasan branding, Babab mengganti nama produknya menjadi tongkat narsis atau tongsis, karena sejatinya memang perangkat ini ditujukan untuk mempermudah selfie yang memang intinya memuaskan keinginan orang untuk memajang foto narsis di akun media sosial mereka. Bahkan, di web resmi tongsis.net branding itu dipertegas dengan slogan “Gak narsis, gak eksis.”

Kini, produknya sudah merambah di pasar nasional dan dunia. Pesanan pun datang dari beberapa negara Asia Tenggara, Korea Selatan, Tiongkok dan Jepang. Bahkan, ada pengusaha di London juga telah memesan. Namun, seperti resiko lainnya yang mengancam produk inovasi baru, kini muncul produk-produk sejenis tongsis rancangannya dengan harga yang sangat miring. Babab mengaku kecolongan karena ia baru menyadari pentingnya hak paten beberapa waktu terakhir ini. Ia pun lalu mendaftarkan hak paten untuk produknya tersebut hingga ke Amerika Serikat meski pun hingga dua tahun ini ia masih menunggu keluarnya hak paten tersebut.

Sarjana hukum yang bekerja di dunia public relation ini mengaku masih punya mimpi untuk terus mengembangkan produknya agar menjadi semakin simpel dan menarik. Ia berangan-angan tongsis nantinya memiliki bentuk yang jauh lebih praktis seperti powerbank sehingga konsumennya tidak malas membawa tongkat ke mana-mana. Tentunya, produk yang memiliki kualitas baik dan terus melakukan inovasi akan mampu bertahan dan justru maju di tengah gempuran produk-produk serupa yang hanya meniru saja.

Eko B. Nugroho

dari berbagai sumber

From → tahukah anda?

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: