Skip to content

Misteri Reinkarnasi dan Kekuatan Memori

October 20, 2014

artikel ini dimuat di rubrik Perada, Koran Jakarta (edisi 17 Desember 2011)

Apa jadinya jika kita dilahirkan kembali ke dunia setelah kematian dengan membawa memori tentang kehidupan sebelumnya? Kehidupan yang berbeda dimulai kembali di tempat yang belum kita kenal, identitas yang baru, dan keluarga baru. Namun, kita tahu bahwa di kehidupan sebelumnya kita memiliki kehidupan yang berbeda dari saat ini.

Itulah yang dirasakan oleh Daniel, karakter dalam novel karya Ann Brashares berjudul My Name is Memory. Seakan menegaskan keambiguan identitas yang terus berubah karena reinkarnasi, judul tersebut menyiratkan bahwa hanya memori saja yang tak lekang. Daniel merekam semua kehidupan sebelumnya dalam memorinya. Setiap terlahir kembali, ia membawa warisan memori itu. Sebuah kekuatan yang kadang menjadi beban berat baginya.

Daniel hanya mencintai satu perempuan dalam perjalanan hidupnya yang berulang selama ribuan tahun itu. Sayangnya, Sophia, perempuan itu, tak memiliki kekuatan memori yang sama seperti dirinya. Mereka betemu pertama kali pada 541 M di sekitar Leptis, Afrika Utara. Waktu itu Daniel adalah salah satu tentara suku penakluk yang bengis. Ia ikut menyerbu desa Sophia, membakar rumah-rumah, menjarah, dan yang ia sesali hingga ribuan tahun kemudian, membunuh Sophia.

Daniel tak bisa melupakan tatapan mengiba Sophia sebelum ia membunuhnya. Ia pun bertekad untuk menebus kesalahannya di kehidupan berikutnya. Ternyata, tak mudah untuk menemukan Sophia kembali. Ia dilahirkan di tempat lain, dengan keluarga yang berbeda, bahkan bersama kekasih yang berbeda pula.

Perjuangan Daniel untuk menemukan Sophia di berbagai penjuru dunia, melintasi musim dan abad menjadi sentral kisah novel ini. Beberapa pertemuan kembali di zaman-zaman berikutnya terasa singkat dan tidak tepat. Pernah Daniel yang telah menua bertemu dengan titisan Sophia yang masih terlalu kanak, pernah pula Daniel yang sedang sekarat bertemu dengan Sophia. Tak lama, ia pun meninggal dan mencari Sophia kembali di kehidupan selanjutnya.

Novel ini menarik karena menawarkan tema yang tak biasa. Setting lokasi cerita juga merentang dari Afrika Utara, Byzantium, Nicaea (Asia Minor), Konstantinopel, Pergamum, Pantai Kreta, Hastonburry, Hythe (Inggris), Kongo (Belgia), Hinesville (Georgia), Kalkuta (India), Ixtapa, Joluta (Meksiko) hingga Virginia, Washington D.C. (Amerika Serikat). Perjalanan reinkarnasi Daniel juga terbentang sejak 520 M hingga era millenium di tahun 2009.

Munculnya karakter Joaquim yang memiliki kekuatan memori seperti Daniel di bagian tengah novel menjadikan alur cerita lebih menegangkan. Seperti cinta Daniel kepada Sophia yang bertahan ribuan tahun, dendam Joaquim juga bertahan ribuan tahun. Berabad-abad sebelumnya ia adalah kakak kandung Daniel sekaligus suami Sophia.

Dengan menggunakan alur flash back yang berpindah-pindah dari masa sekarang ke masa ratusan tahun silam, dari pelosok bumi ke sudut bumi yang lain, pembaca disuguhkan sebuah perjalanan menakjubkan lintas zaman dan ruang.

Tak ayal, novel ini pun menarik perhatian para sineas Hollywood yang berencana akan mengadaptasikannya ke layar lebar sebab jalinan cerita dalam novel ini begitu filmis. Pembaca yang menghayati kisah ini tentu akan mendapatkan imajinasi visual yang nyata karena deskripsinya yang cukup detail.

Eko Budi Nugroho429464_3153154781604_1110376966_n

Pecinta fiksi. Tinggal di Rawamangun, Jakarta Timur. 

Judul buku      : My Name is Memory

Penulis             : Ann Brashares

Penerjemah      : Ambhita Dhyaningrum

Penerbit           : Bentang, Yogyakarta

Tahun terbit     : Cetakan I, Juni 2011

Tebal buku      : 426 halaman

Harga              : Rp 64.000,-

From → review buku

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: