Skip to content

Nekat, Kunci Orang Biasa Meraih Sukses

October 20, 2014

“Sebenarnya banyak orang yang lebih hebat dari saya. Satu-satunya yang menghalangi mereka adalah takut gagal.”
—Myles Munroe

Kutipan dari Munroe, penulis buku Maximizing Your Potential di atas kiranya tepat untuk menggambarkan bahwa banyak orang yang memiliki modal yang melimpah (baik itu fisik, materi maupun waktu), namun justru tidak memanfaatkannya. Mereka cenderung takut untuk melangkah menuju kesuksesan karena bayangan akan kegagalan sudah mengalahkan mereka sebelum mulai bertindak.

Banyak pengamen yang tiap hari genjrang-genjreng di mulut gang selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun namun tetap saja tak “naik kasta” menjadi penyanyi terkenal. Tiap malam juga terdengar suara plak-plok raket yang memukul shuttlecock dengan kencang, namun toh tak ada atlet profesional yang lahir.

Fenomena yang terjadi tak jauh dari rumahnya itulah yang menggelitik Genia Sembada untuk menulis sebuah buku berjudul The Power of Nekat: Senjata Ampuh untuk Orang Biasa Meraih Sukses. Lewat buku kecil yang memukau ini, penulis seolah ingin menggugah semua orang bahwa untuk meraih kesuksesan diperlukan keberanian untuk merubah hidup dari biasa menjadi luar biasa; yaitu dengan nekat.

Penulis mendefinisikan “nekat” sebagai “bertindak berani dengan kemauan kuat untuk mencapai tujuan yang jelas dan berharga” (hal. 79). Makna ini tentunya bertentangan dengan konotasi negatif “nekat” yang terlanjur melekat penggunaannya di media massa. Padahal, nekat itu tak selamanya negatif selama ada tujuan jelas dan berharga yang hendak dicapai.

Untuk nekat meraih sukses, yang pertama harus dilakukan adalah menentukan tujuan yang jelas. Sebab, tanpa tujuan yang jelas, hidup hanyalah omong kosong. Tukik (bayi penyu) sejak lahir telah memiliki tujuan yang jelas, yaitu bergegas menuju laut meski bahaya dan rintangan apapun telah menunggu mereka. Sayangnya, begitu banyak manusia yang tak mau mengambil pelajaran darinya. Mereka hidup bertahun-tahun, menua tanpa tujuan yang jelas (hal. 17).

Jika sudah yakin dan mantap dengan tujuan kita, langkah selanjutnya adalah menghadapi rasa takut. Munroe mengartikan ketakutan sebagai “lebih percaya bahwa segala sesuatunya akan gagal, bukannya sukses.” Pada dasarnya, semua rintangan yang menghambat kesuksesan berakar dari rasa takut. Malu, malas, enggan, ragu-ragu adalah contoh rintangan psikologis yang pangkalnya tak lain adalah rasa takut.

Takut akan kegagalan ini benar-benar menggejala sehingga kerap menjadi pembunuh nomor satu kesuksesan seseorang. Penulis yang juga bekerja di bidang manajemen risiko ini mengecam cara pikir umum bahwa untuk sukses butuh modal yang besar. Menurutnya, hal itu akan membuat kita membanding-bandingkan “modal” yang dipunyai orang lain—yang belum tentu kita miliki. Akibatnya, yang muncul malah batasan-batasan, bukan dorongan-dorongan (hal. 42).

Dalam beberapa bagian akhir, penulis memberikan formula untuk memicu potensi nekat yang berbuah kesuksesan. Diantaranya, dengan berpedoman pada segitiga nekat. Formula ini terdiri dari ambisi, manfaat, dan tindakan. Jika ketiganya sudah ada dalam diri seseorang, maka ia akan nekat dan habis-habisan mengejar kesuksesannya.

Di samping segitiga nekat, ada pula takaran resep tiap unsur nekat yang harus dipenuhi. Ambisi sebanyak 49.85%, manfaat 49.85%, dan tindakan juga 49.85%. ketiganya dijumlahkan dan dibulatkan menjadi total 150%. Kesimpulannya, untuk bisa meraih sukses, anda harus sanggup berupaya sekurang-kurangnya 150 persen atau satu setengah kali lipat daripada upaya yang dilakukan oleh orang lain.

Buku ini juga dilengkapi dengan contoh kisah-kisah sukses mereka yang mempraktekkan prinsip nekat. Seperti Tukul Arwana yang mendapatkan kesempatan melawak di radio karena manajemen radio sudah bosan melihatnya tiap hari datang ke studio. Atau, Titiek Puspa yang meskipun tak mendapatkan ijin ayahnya, nekat merantau ke Jakarta tanpa bekal demi mengikuti sebuah ajang festival musik. Selain itu, Hee Ah Lee, gadis Korea yang cuma memiliki empat jari nekat belajar piano mati-matian hingga ia menjadi pianis mahir.

18561_1310715361770_7578528_n

Judul Buku : The Power of Nekat; Senjata Ampuh Untuk Orang Biasa Meraih Sukses
Penulis : Genia Sembada
Penerbit : Pustaka Bina Swadaya (Kanaya Press)
Tahun terbit : I, Juni 2009
Tebal buku : 168 halaman
Harga : Rp 29.000,-

From → review buku

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: