Skip to content

New Hope

October 20, 2014

Yogyakarta, 20 Oktober 2014

Hari ini Indonesia akan melantik pasangan Presiden dan Wakil Presiden baru, Joko Widodo dan M. Jusuf Kalla. Saya memilih judul yang sesuai dengan sampul majalah Time, “New Hope” untuk memaknai peristiwa pelantikan presiden kali ini. Selain karena memang calon presiden yang saya jagokan memenangkan Pemilu 2014, rasanya tidak berlebihan jika harapan baru 200 juta rakyat Indonesia kini bertumpu pada pundak Jokowi-Jusuf Kalla.

Saat ini saya sedang menyaksikan prosesi pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih melalui televisi. Penyambutan rakyat Indonesia begitu meriah, jajanan gratis tersedia di sepanjang jalan protokol menuju tempat pelantikan, dan nanti malam pun akan digelar pesta rakyat di silang monas Jakarta. Konser band juga bakal digelar yang konon akan menghadirkan band papan atas dunia, Arkarna, dan band legendaris Indonesia, Slank.

Antusiasme masyrakat terhadap pelantikan presiden kali ini rasanya begitu membahana. Saya tidak pernah menyaksikan fenomena seperti ini pada pelantikan-pelantikan presiden sebelumnya. Mungkin karena sosok Jokowi kali ini memang seolah menghadirkan “new hope” di tiap hati rakyat Indonesia yang pastinya telah lama merindukan sosok pemimpin yang mampu membawa Indonesia menjadi “Indonesia Hebat.”

Harapan baru kepada pemimpin baru seperti ini pernah saya saksikan ketika melihat siaran langsung pelantikan presiden Amerika Serikat terpilih kala itu, Barrack Obama. Saya menyaksikannya dari televisi di kantor kementerian luar negeri tempat saya menjalani PKL. Ribuan rakyat Amerika turun ke jalan, memenuhi jalan-jalan protokol Washington. Tak ada pengecualian, kulit putih, kulit hitam, Hispanik, Latino, dan Asia. Mereka semua berkumpul bersama, turun ke jalan, merayakan munculnya seorang sosok pemimpin baru negara super power, seorang Afro-Amerika pertama yang menjadi presiden Amerika Serikat.

Joko Widodo juga muncul dengan cara yang hampir sama dengan Obama. Ia memiliki karakter yang berbeda dari presiden-presiden sebelumnya, sosoknya begitu sederhana, begitu merakyat, dan tidak memiliki garis keluarga politik yang kuat. Ia muncul di saat masyarakat telah jenuh dengan pemimpin-pemimpin dan elit politik yang semakin jauh dari rakyat kecil, yang tak dapat dijangkau, dan enggan mendengar suara mereka. Jokowi hadir dengan kebiasaan blusukan-nya, mendengar langsung keluh kesah rakyat kecil, dan mendobrak batas-batas protokoler yang biasanya membatasi akses rakyat kecil kepada pemimpinnya.

Memang, tugas Jokowi untuk membuktikan janji-janjinya ketika berkampanye lalu tentu tidak akan mudah. Ia mewarisi sebuah negara yang sangat luas, dengan ribuan pulau yang tersebar dari Sabang hingga Merauke, yang seharusnya menentukan kebijakan regional di kawasan Asia Tenggara, dengan peta politik yang sangat dinamis dan terdiri dari kekayaan budaya dan suku yang sangat beragam. Mampukah ia? Setidaknya kita harus memberikan kesempatan kepada mantan pengusaha mebel itu untuk bekerja dengan keras membawa negara kita menuju Indonesia Hebat.

Meskipun menurut para pengamat politik, langkah-langkahnya tidak akan mulus karena parlemen dikuasai oleh partai-partai dari koalisi Merah Putih yang tentunya tidak akan dengan mudah meng-gol-kan kebijakan-kebijakan pemerintah. Namun, jika Jokowi tetap teguh untuk berjuang demi rakyat Indonesia, tentu ia tak perlu gentar karena ratusan juta rakyat Indonesia ada di belakangnya. Ia juga tak perlu menjadi lemah dengan praktek politik transaksional yang sudah terbukti selama puluhan tahun membuat Indonesia terpuruk dan pesakitan di antara negara-negara tetangga kita yang sudah jauh meninggalkan kita.

Semangat Jokowi untuk menuju Indonesia Hebat ini sebaiknya dijadikan momentum bagi kita semua untuk sama-sama bekerja keras demi kemajuan diri kita sendiri dan negara tercinta kita, Republik Indonesia.

From → catatan harian

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: